pos pemulihan stanting

poto stunting

15 September 2021, Balai Desa Sambirejo mengadakan pos pemulihan bagi balita yang mengidap Stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan nutrisi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak anak dalam kandungan . Dalam kegiatan tersebut dihadiri 6 balita beserta bidan desa dan bidan puskesmas gabus 2. Kondisi tersebut dapat terlihat ketika anak berusia 2 tahun. Stunting diwaspadai karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang serta kecerdasan anak. Secara jangka panjang, kondisi ini memberikan resiko lebih tinggi untuk anak menderita penyakit degenerative, seperti diabetes dan kanker.
Resiko stunting dapat dikurangi dengan asupan nutrisi yang cukup. Pencegahan stunting terbaik sebaiknya dilakukan pada masa awal kehamilan. Orang tua disarankan untuk mulai menerapkan pola hidup yang sehat serta konsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Ini dapat dilakukan dengan meningkatkan asupan zat besi dan asam folat pada makanan ibu hamil. Zat besi didapatkan dari konsumsi kacang-kacangan dan sayuran. Sedangkan asam folat didapatkan dari kuning telur, daging unggas dll. Zat besi penting sebagai pencegah anemia yang menimbulkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Sementara asam folat dibutuhkan untuk perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi.


Pihak desa melakukan cek secara berkala pada anak-anak yang menderita stunting dengan pemeberian konsultasi secara gratis dan pemberian nutrisi berupa susu serta makanan penunjang bagi balita.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan